Gambaran Praktik Penggunaan Pestisida oleh Petani Bawang Merah dan Potensi Dampaknya Terhadap Lingkungan Pertanian di Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes

Authors

  • Mirza Fathan Fuadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Semarang
  • Indah Nur Mariani Rumah Sakit Sumber Hurip Kabupaten Cirebon
  • Lizna Nur Haliza Fuadi Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Islam Sulatan Agung

Keywords:

Bawang Merah, Dosis Pestisida, Frekuensi Penyemprotan, Pestisida

Abstract

Penggunaan pestisida masih menjadi bagian penting dalam budidaya bawang merah karena tanaman ini rentan terhadap serangan organisme pengganggu tanaman. Praktik penggunaan pestisida yang tidak tepat, terutama dari aspek jumlah jenis, dosis, dan frekuensi penyemprotan, dapat meningkatkan risiko residu pada tanah, air, tanaman, serta pajanan pada petani. Penelitian ini bertujuan menggambarkan praktik penggunaan pestisida oleh petani bawang merah dan potensi dampaknya terhadap lingkungan pertanian di Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 40 petani bawang merah yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Variabel penelitian meliputi jenis pestisida, dosis pestisida, dan frekuensi penyemprotan. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung kepada petani di area persawahan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 31 responden atau 77,5% menggunakan ≥2 jenis pestisida. Proporsi yang sama ditemukan pada penggunaan dosis tidak sesuai atau melebihi dosis label, yaitu 31 responden atau 77,5%. Sebanyak 25 responden atau 62,5% melakukan penyemprotan lebih dari dua kali dalam seminggu. Temuan ini menggambarkan bahwa praktik penggunaan pestisida pada petani bawang merah masih cenderung intensif. Edukasi penggunaan pestisida sesuai label, penguatan penyuluhan, dan pengawasan praktik penyemprotan diperlukan untuk mengurangi potensi risiko terhadap petani dan lingkungan pertanian.

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes, Kabupaten Brebes dalam angka 2023. Brebes: BPS Kabupeten Brebes, 2023. [Online]. Available: https://brebeskab.bps.go.id/

W. Adiyoga, N. Khaririyatun, and R. Murtiningsih, “Criteria of pesticide selection in shallot pestdisease control in Brebes Regency, Central Java,” E3S Web Conf., vol. 361, 2022, doi: 10.1051/e3sconf/202236103005.

FAO/WHO, Report 2022: Pesticide residues in food Joint FAO/WHO. 2023.

M. Tudi et al., “Agriculture development, pesticide application and its impact on the environment,” Int. J. Environ. Res. Public Health, vol. 18, no. 3, pp. 1–24, 2021, doi: 10.3390/ijerph18031112.

World Health Organization (WHO), “Pesticide residues in food.” Accessed: Jun. 09, 2026. [Online]. Available: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/pesticide-residues-in-food

K. P. R. Indonesia, “Info Teknologi: Selamatkan Manusia dan Biota Air Dengan Filterisasi Pestisida.” Accessed: Jun. 09, 2026. [Online]. Available: https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/info-literasi/selamatkan-manusia-dan-biota-air-dengan-filterisasi-pestisida

Europan Environment Agency (EEA), “How pesticides impact human health and ecosystems in Europe.” Accessed: Jun. 09, 2026. [Online]. Available: https://www.eea.europa.eu/en/analysis/publications/how-pesticides-impact-human-health

T. Joko, Sulistiyani, O. Setiani, M. Rahardjo, and I. S. Arumdani, “Life Cycle Analysis on Pesticide Exposure and Residues in the Environment of Brebes County Shallot Farms and Farmers,” J. Ecol. Eng., vol. 24, no. 3, pp. 76–89, 2023, doi: 10.12911/22998993/157424.

C. Oltramare, Z. Mediouni, Y. Shoman, N. B. Hopf, H. Graczyk, and A. Berthet, “Determinants of Pesticide Exposure in Occupational Studies: A Meta-Analysis,” Toxics, vol. 11, no. 7, pp. 1–20, 2023, doi: 10.3390/toxics11070623.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia, “Penanganan Pestisida: Informasi Label Pestisida.” Accessed: Jun. 09, 2026. [Online]. Available: https://lingkungan.brmp.pertanian.go.id/berita/penanganan-pestisida-informasi-label-pestisida

A. M. Alshahrani and K. Muzammil, “Heliyon Retraction notice to " Pesticides impacts on human health and the environment with their mechanisms of action and possible countermeasures " [ Heliyon 10 ( 2024 ) e29128 ],” Heliyon, vol. 12, no. 4, p. e44665, 2026, doi: 10.1016/j.heliyon.2026.e44665.

R.S. Basuki, “FARMERS’ KNOWLEDGE AND EFFECTIVENESS OF INSECTICIDEUSES BY FARMERS IN CONTROLLING Spodoptera exiguaON SHALLOTS IN BREBES AND CIREBON,” Indones. J. Agric. , vol. 4, no. 1, pp. 22–23, 2011.

Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) and World Health Organization (WHO), The International Code of Conduct on Pesticide Management. 2014. [Online]. Available: http://www.fao.org/fileadmin/templates/agphome/documents/Pests_Pesticides/Code/CODE_2014Sep_ENG.pdf

R. A. Tessema, K. Nagy, and B. Ádám, “Occupational and environmental pesticide exposure and associated health risks among pesticide applicators and non-applicator residents in rural Ethiopia,” Front. Public Heal., vol. 10, 2022, doi: 10.3389/fpubh.2022.1017189.

C. Shekhar et al., “A systematic review of pesticide exposure, associated risks, and long-term human health impacts,” Toxicol. Reports, vol. 13, no. October, p. 101840, 2024, doi: 10.1016/j.toxrep.2024.101840.

Published

2025-06-30

How to Cite

Fuadi, M. F., Mariani, I. N., & Fuadi, L. N. H. (2025). Gambaran Praktik Penggunaan Pestisida oleh Petani Bawang Merah dan Potensi Dampaknya Terhadap Lingkungan Pertanian di Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes. HealthSense: Journal of Public Health Perspective, 2(2), 7–13. Retrieved from https://journal.ininnawaparaedu.com/healthsense/article/view/827

Issue

Section

Articles