Implementasi Ice Breaking variatif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar

Implementasi

Authors

  • Refryani Kurniawati Universitas Negeri Makassar
  • Andi Dewi Riang Tati Universitas Negeri Makassar
  • Latri Latri Universitas Negeri Makassar
  • Atika Sahriyanti Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Ice Breaking, Learning Motivation in, IPAS, Sekolah Dasar

Abstract

Motivasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPAS) tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh metode pembelajaran yang monoton, didominasi oleh metode ceramah, sehingga siswa kurang antusias, sulit berkonsentrasi, dan kurang aktif berpartisipasi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar melalui implementasi teknik ice breaking. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiapsiklus terdiri dari 4 tahapan: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Subjek penelitian adalah 16 siswa kelas V. data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar siswa, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan peningkatan motivasi belajar yang signifikan. Rata-rata skor motivasi belajar siswa meningkat dari 11,87% (Kategori Tidak Baik) pada pra-siklus menjadi 69,62% (Kategori Baik) pada siklus 1 dan meningkat menjadi 84,87% (Kategori Sangat Baik) pada siklus II. Siswa menjadi lebih antusias, lebih aktif berpartisipasi, dan lebih berani dalam menyampaikan pendapat. Implementasi ice breaking yang terencana dan variatif terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta secara signifikan meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPAS siswa kelas V.

Published

2026-06-01

Issue

Section

Articles