Perkembangan Intelektual Anak Usia Dini di Era Revolusi Digital: Identifikasi Permasalahan melalui Studi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.62330/ecej.v3i02.493Keywords:
Intellectual, early childhood , digital eraAbstract
Kajian literatur sistematis ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam perkembangan intelektual yang mencakup domain kognitif dan fungsi eksekutif Anak Usia Dini (AUD) dalam konteks Revolusi Digital 4.0 dan transisi menuju Smart Society 5.0. Perkembangan teknologi digital telah menjadi keniscayaan dalam ekosistem pendidikan anak, namun paparan yang tidak terstruktur menimbulkan tantangan signifikan terhadap fondasi kognitif yang rentan pada usia emas. Metode yang digunakan adalah Kajian Literatur Sistematis (SLR) dengan mengadopsi kerangka kerja yang meliputi identifikasi, penyaringan, dan analisis deskriptif-analitis terhadap jurnal ilmiah mutakhir yang terbit antara tahun 2019 hingga 2024. Proses ini dirancang untuk memastikan transparansi dan kebaruan temuan ilmiah. Temuan kunci menunjukkan adanya paradoks digital. Di satu sisi, integrasi teknologi yang terstruktur dan aktif, seperti penggunaan Augmented Reality (AR) dan game edukatif, terbukti mampu meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (High-Order Thinking Skills / HOTS) dan kemampuan problem-solving pada AUD. Namun, di sisi lain, temuan yang dominan menyoroti risiko fundamental: screen time pasif yang berlebihan secara signifikan berkorelasi negatif dengan degradasi Fungsi Eksekutif (EF), khususnya working memory (memori kerja) dan kemampuan inibisi. Permasalahan ini diperparah oleh fenomena technoference gangguan interaksi orang tua-anak akibat gawai yang merusak proses scaffolding sosial-kognitif, serta kesenjangan substansial dalam Kompetensi Pedagogis Konten Teknologi (TPACK) di kalangan pendidik PAUD.
Kata Kunci: Intelektual1, anak usia dini2, era digital3




Paramacitra : Jurnal Penelitian Anak Usia Dini licensed under a