Permainan Edukatif sebagai Sumber Belajar untuk Meningkatkan Interaksi Anak Usia Dini
Keywords:
media permainan edukatif, sumber belajar, interaksi anak, pendidikan anak usia diniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana pemanfaatan media permainan edukatif dapat meningkatkan interaksi anak-anak usia dini selama kegiatan belajar di TK RA Mardhati. Dasar dari penelitian ini muncul dari masalah rendahnya minat anak untuk belajar serta keterlibatan yang minim saat proses belajar dilakukan secara monoton tanpa variasi media. Kondisi ini menunjukkan bahwa anak-anak usia dini memerlukan stimulan belajar yang cocok dengan tahap perkembangan mereka. Salah satu metode yang dianggap efektif adalah konsep belajar melalui permainan, di mana permainan tidak hanya berfungsi untuk bersenang-senang, tetapi juga sebagai alat untuk belajar yang dapat meningkatkan motivasi, rasa ingin tahu, dan interaksi sosial. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi langsung di lingkungan TK RA Mardhati. Observasi melibatkan beberapa aspek, termasuk kondisi lingkungan belajar, kegiatan pembelajaran, interaksi antara guru dan anak, fasilitas penunjang, penerapan nilai-nilai karakter, serta kemampuan guru dalam mengelola kelas. Data dikumpulkan melalui pengamatan perilaku anak-anak dan guru selama proses belajar. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media permainan edukatif berpengaruh positif terhadap peningkatan interaksi anak-anak. Anak-anak tampak lebih bersemangat, aktif berkomunikasi, mampu bekerja sama, serta menunjukkan keberanian untuk berpartisipasi dalam kegiatan di kelas. Guru juga berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif lewat pemilihan permainan yang tepat. Jadi, media permainan edukatif dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi anak-anak usia dini.

Paramacitra : Jurnal Pengabdian Masyarakat licensed under a