Membangun Kesadaran Etika Digital melalui Pelatihan ‘Bijak dan Cerdas Menggunakan AI’ di Kalangan Mahasiswa Teknologi Pendidikan FIP UNM
DOI:
https://doi.org/10.62330/pjpm.v3i01.387Keywords:
etika digital, kecerdasan buatan, literasi AI, mahasiswa, pendidikan tinggiAbstract
Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah memunculkan tantangan etis baru dalam lingkungan akademik, khususnya di kalangan mahasiswa Teknologi Pendidikan yang cenderung memanfaatkan AI tanpa mempertimbangkan aspek keaslian dan tanggung jawab ilmiah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan etis mahasiswa dalam menggunakan AI secara bijak melalui pelatihan bertema “Bijak dan Cerdas Menggunakan AI.” Pelatihan dilaksanakan secara luring dengan pendekatan partisipatif dan reflektif, melibatkan 111 mahasiswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi, praktik terbimbing, serta refleksi etis terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat keberhasilan pelatihan yang tinggi, dengan rata-rata capaian peserta sebesar 86%, di mana indikator tertinggi adalah pemahaman etika digital (100%) dan kesadaran terhadap keaslian karya akademik (95%). Sementara itu, aspek pemahaman risiko penyalahgunaan AI (65%) dan perumusan panduan etika pribadi (70%) masih memerlukan penguatan lanjutan. Kegiatan ini berimplikasi pada perlunya pengembangan kurikulum literasi AI yang menyeimbangkan keterampilan teknis dengan nilai etika dan pedagogis, guna membentuk ekosistem akademik yang berintegritas, reflektif, dan humanistik di era kecerdasan buatan.





Paramacitra : Jurnal Pengabdian Masyarakat licensed under a