KOMODIFIKASI TRADISI DAN IDENTITAS LOKAL DALAM PARIWISATA BUDAYA BENTENG SOMBA OPU KABUPATEN GOWA
DOI:
https://doi.org/10.62330/edusos.v3i01.670Keywords:
Komodifikasi Budaya, Identitas Lokal, Pariwisata Budaya, Benteng Somba OpuAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan pariwisata budaya yang mendorong terjadinya komodifikasi tradisi dan identitas lokal dalam aktivitas wisata. Kawasan Benteng Somba Opu sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Kabupaten Gowa mengalami transformasi fungsi budaya dari warisan sosial menjadi komoditas ekonomi yang dikemas untuk kepentingan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komodifikasi tradisi dan identitas lokal dalam pariwisata budaya serta dampaknya terhadap pelestarian budaya masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan pengelola wisata, pelaku seni budaya, tokoh masyarakat, dan wisatawan sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komodifikasi budaya di kawasan Benteng Somba Opu terjadi melalui pengemasan pertunjukan seni tradisional, penggunaan simbol budaya lokal, pemanfaatan rumah adat, serta penjualan produk budaya sebagai daya tarik wisata. Proses tersebut memberikan dampak positif berupa peningkatan ekonomi masyarakat dan promosi budaya daerah, namun juga menimbulkan pergeseran makna budaya akibat dominasi orientasi ekonomi dan kebutuhan pasar wisata. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengelolaan pariwisata budaya yang berkelanjutan melalui penguatan edukasi budaya, pelibatan masyarakat lokal, serta perlindungan terhadap nilai autentik tradisi agar budaya lokal tetap terjaga sebagai identitas sosial masyarakat Gowa.




Paramacitra : Jurnal Pengabdian Masyarakat licensed under a