Transformasi Pembangunan Rusunawa Rajawali terhadap Struktur Sosial Masyarakat Kota Makassar

Authors

  • Ibrahim Arifin Prodi Pendidikan Sosiologi, Universitas Negeri Makassar
  • Zulkifli Arifin Prodi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sinjai
  • Muhammad Nur Prodi Pendidikan Sosiologi, Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.62330/edusos.v3i01.613

Keywords:

Transformasi Ruang, Rusunawa Rajawali, Struktur Sosial, Adaptasi Sosial, Hunian Vertikal

Abstract

Pembangunan Rusunawa Rajawali di Kota Makassar merupakan strategi pemerintah dalam merelokasi masyarakat dari permukiman padat ke hunian vertikal. Perubahan bentuk spasial ini secara langsung memengaruhi cara hidup penghuninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk transformasi ruang hidup dan menganalisis dampaknya terhadap struktur sosial masyarakat pasca relokasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 9 informan, serta studi dokumen. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi dari ruang horizontal ke vertikal menciptakan guncangan budaya (culture shock) ringan pada fase awal adaptasi. Secara struktur sosial, terjadi pergeseran ikatan kekerabatan yang sebelumnya bersifat komunal terbuka menjadi lebih tertutup dan tersegmentasi berdasarkan lantai hunian. Selain itu, hilangnya ruang interaksi komunal yang luas berdampak pada menurunnya intensitas gotong royong warga. Meskipun demikian, terbentuk pola solidaritas baru melalui pembentukan kelompok-kelompok kecil di area fasilitas umum. Kesimpulannya, pembangunan fisik rusunawa perlu diiringi dengan pendampingan sosial agar kohesi antarwarga tetap terjaga di tengah keterbatasan ruang.

Downloads

Published

2026-06-01