EDUKASI PELESTARIAN TANAH DAN LINGKUNGAN DI LEANG-LEANG: SINERGI BUDAYA DAN EKOLOGI
DOI:
https://doi.org/10.62330/dedikatif.v1i01.349Keywords:
Leang-Leang, kuliah lapangan, wawancara partisipatif, konservasi tanah, pendidikan lingkungan, warisan budaya.Abstract
Taman Arkeologi Leang-Leang di Maros, Sulawesi Selatan, merupakan situs prasejarah penting yang berada dalam ekosistem karst yang rentan terhadap pencemaran tanah. Studi ini bertujuan mengkaji keterkaitan antara pelestarian lingkungan dan nilai budaya lokal melalui pendekatan edukatif. Kegiatan dilakukan menggunakan metode kuliah lapangan untuk observasi langsung serta wawancara partisipatif guna menggali persepsi masyarakat dan mahasiswa terhadap isu konservasi. Pendekatan ini memberikan pemahaman kontekstual dan menunjukkan efektivitas pembelajaran berbasis pengalaman dalam meningkatkan kesadaran ekologis dan budaya di tingkat lokal.
Paramacitra : Jurnal Pengabdian Masyarakat licensed under a