Implementasi Hypothetical Learning Trajectory Berbasis Konteks Kebun Teh Kayu Aro pada Pembelajaran Pengukuran dan Luas Persegi Panjang

Main Article Content

Syarifa Anggraini
Noperta Noperta
Eline Yanty Putri Nasution

Abstract

Pembelajaran matematika sering dipersepsikan siswa sebagai abstrak sehingga menyulitkan mereka dalam mengaitkan konsep matematika dengan situasi nyata. Oleh karena itu, penggunaan konteks lokal dalam pembelajaran menjadi penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) berbasis Realistic Mathematics Education (RME) dengan konteks Kebun Teh Kayu Aro pada materi aplikasi konsep persegi panjang. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas IX di SMPN 19 Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan analisis hasil Lembar Aktivitas Siswa. Konteks Kebun Teh Kayu Aro digunakan sebagai situasi nyata yang dekat dengan kehidupan siswa untuk membantu mereka memahami hubungan antara panjang, lebar, jarak tanam, dan jumlah tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan HLT berbasis RME dengan konteks lokal mampu memfasilitasi siswa dalam membangun pemahaman konsep persegi panjang secara bertahap, mulai dari pengamatan pola, perhitungan jumlah tanaman, hingga penerapan konsep dalam konteks hasil panen. Siswa menunjukkan keterlibatan aktif, kemampuan berpikir spasial dan kuantitatif yang berkembang, serta mampu mengaitkan konsep matematika dengan situasi kehidupan nyata. Dengan demikian, integrasi konteks lokal dalam kerangka HLT berbasis RME dapat menciptakan pembelajaran matematika yang bermakna dan relevan bagi siswa.

Article Details

How to Cite
Anggraini, S., Noperta, N., & Nasution, E. Y. P. (2026). Implementasi Hypothetical Learning Trajectory Berbasis Konteks Kebun Teh Kayu Aro pada Pembelajaran Pengukuran dan Luas Persegi Panjang. Canonical: Advances in Mathematics and Mathematics Education, 1(1), 22–39. Retrieved from https://journal.ininnawaparaedu.com/canonical/article/view/578
Section
Articles